BIJAK MEMILIH SEKOLAH UNTUK ANAK


The Little Giantz atau saat ini yang lebih dikenal dengan rumah produksi Nussa, adalah sebuah studio animasi karya anak bangsa yang memiliki visi misa utama dalam mengembangkan industri animasi di Indonesia dan dalam segi bisnis menjadikannya mampu bersaing dalam skala Internasional. Nussa adalah sebuah tayangan fun-edutainment yang berdurasi 5 menit dan selalu dapat dinikmati masyarakat di kanal Youtube, Nussa Official. Sebuah amanah yang besar bagi studio animasi The Little Giantz, Nussa sebagai IP pertama yang dapat diterima di seluruh lapisan masyarakat di dunia, terutama di Indonesia.


Nussa akan terus berinovasi dalam mengembangkan konten kreatif yang dipadukan dengan nilai edukasi yang erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari bagi keluarga Indonesia. Saat ini Nussa hadir dengan Parenting talkshow dengan jargon andalannya, Generasi Cerdas Nussa yang hadir di kawasan Halal Park pada tanggal 18 Januari 2020. Sesuai dengan perkembangan dan informasi yang sedang dibahas oleh masyarakat, terutama para orang tua, tema yang di kupas tuntas oleh narasumber Jihan Kemala M.Psi, Psi sebagai psikolog dari klinik Medikids adalah Bijak Memilih Sekolah Untuk Anak


Bagi sebagian orang tua millenial, di awal tahun 2020 adalah masa pencarian sekolah untuk sang buah hati. Baik dari tingkat playgroup, TK, SD, SMP, dan SMA. Jihan Kemala M.Psi, Psi mengutarakan beberapa hal utama yang harus diperhatikan ketika memilih sekolah seperti jarak, visi misi dan biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua di sekolah tersebut. Semakin mantap pemilihan sekolah, apabila anak turut dilibatkan dalam pemilihan sekolahnya. Nanda Rajanti atau lebih dikenal sebagai ibunda dari Ocean (Dubber Rarra), berbagi pengalamannya ketika memilih sekolah untuk Ocean di tahun lalu dan berbagai pertimbangan yang dihadapi saat menentukan sekolahnya nanti.


Pada pembahasan “Bijak Memilih Sekolah Untuk Anak” kali ini, topik dimulai dengan mengenal lebih jauh minat dan bakat anak-anak ketika sedang belajar. Beberapa faktor utama yang menentukan pemilihan sekolah yang tepat di antaranya:


1. Pemilihan lokasi sekolah yang dekat dengan rumah

Banyak orang tua yang menjadikan faktor ini sebagai urutan nomor pertama ketika memilih sekolah untuk anak-anak. Tidak dapat dipungkiri, ketika lokasi sekolah dekat dengan tempat tinggal, mobilisasi anak untuk keperluan sekolah lebih optimal dan tidak mudah lelah. Faktor zonasi juga menjadi alasan orang tua mengambil sekolah yang mudah dijangkau lokasinya.


2. Biaya sekolah yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua

Orang tua pasti ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Namun, hal tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan orang tua itu sendiri. Pendidikan tidak hanya dari Uang Pangkal dan SPP saja. Perlu diketahui biaya pendidikan termasuk uang buku, biaya transportasi, bahkan acara-acara di luar sekolah itu sendiri juga menjadi pos keuangan biaya pendidikan. Sangat disayangkan apabila orang tua sudah berpatokan apabila sekolah mahal sudah dipastikan sekolah tersebut baik untuk buah hati


3. Visi misi, kurikulum dan cara belajar yang dipergunakan oleh sekolah

Sebelum menentukan sekolah mana yang akan dipilih, lakukan survei dan jangan hanya pada satu sekolah saja, lakukan di beberapa sekolah lain agar mempunyai pilihan lain apabila ada yang tidak cocok. Visi misi, kurikulum dan cara belajar sekolah sangat berpengaruh terhadap minat dan bakat anak di kemudian hari. Langkah survei ini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah sekolah tersebut cocok dan dapat memunculkan bakat yang optimal dari masing-masing karakter anak.


4. Fasilitas dan ekstrakurikuler

Hal ini bukan menjadi yang utama, namun cukup penting untuk dipertimbangkan karena seringkali fasilitas dan kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi favorit anak-anak. Pada bagian inilah anak-anak dapat menemukan bakat dan minat di bidang lainnya. Tentu saja hal ini sangat mempengaruhi potensi anak ketika besar nanti dalam menentukan bidang pekerjaan yang akan ditekuni.


Faktor-faktor yang telah disebutkan dapat dilakukan setelah kondisi pandemi sudah berlalu. Tidak ada salahnya pertimbangan-pertimbangan tersebut dilakukan dimulai sejak saat ini, terutama dari sistem pengajaran yang diterapkan di sekolah. Agar ketika pada saatnya menentukan sekolah di penghujung tahun 2020 nanti, sudah bisa mengambil keputusan secara bijak. Pemerintah sudah menetapkan tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Juli 2020, namun pembelajaran tatap muka secara langsung di sekolah akan dimulai paling cepat di bulan September 2020, disesuaikan dengan tingkat umur dan hal tersebut pun masih disesuaikan dengan kondisi pandemi nantinya. Tidak menutup kemungkinan, pembelajaran tatap muka secara langsung akan kembali diundur. Para orang tua pun dihadapkan dengan kondisi baru “The New Normal” dan harus beradaptasi dengan kondisi saat ini. Doa seluruh umat manusia di dunia agar pandemi ini segera berlalu.


Pada hari itu, karena cuaca yang masih gerimis, seluruh kegiatan pada hari itu berpindah tempat di area indoor yang sudah disediakan oleh Halal Park dan mampu menampung 100 peserta yang hadir. Generasi Cerdas Nussa pun menyiapkan kids activity dengan adanya fasilitas playground di Halal Park dan Lomba Menulis Mushaf yang difasilitasi oleh Kawan Baik dan story telling yang dibawakan oleh Sahabat Odi. Sebagai acara puncaknya, kami menghadirkan promo acara Jelajah Nussa dan ditutup dengan Meet & Greet karakter Nussa dan Rarra yang sudah ditunggu anak-anak maupun orang tua.


Acara pada hari itu semakin meriah atas pastisipasi dari sponsor yang selalu mendukung terselenggaranya Parenting Talkshow : Generasi Cerdas Nussa, Medikids, Ria Miranda, Puyo, Fiva Food, Pepsodent Kids, dan Lifebuoy. Tidak ketinggalan media partner yang turut andil dalam publikasi, Inspiring Mama, Dream.co.id, SmartMama, Hannah Indonesia, dan Productive Mama.

Comments

0 of 0 comments