My Teacher Is My Parents




Tidak terasa, pandemi sudah lebih dari 7 bulan lamanya. Dampaknya sangat terasa di seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Banyak perusahaan yang tutup. Sektor pariwisata dan seni pertunjukan harus membatalkan program tahunan yang sudah dirancang jauh-jauh hari. Pedagang kaki lima sudah pasti terdampak karena masyarakat sudah mulai banyak menghabiskan waktunya di rumah. Orang tua pun harus bekerja dari rumah sambil memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi dengan baik. Disaat yang bersamaan, sekolah pun harus dilakukan secara online. Hal ini tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan.


Allah SWT menciptakan manusia dengan sempurna. Wanita diciptakan untuk bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu. Memasak, tidak sedikit yang juga sambil bekerja, merawat serta memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi, dan mendampingi anak-anak ketika melakukan kegiatan selama di rumah. Ada pepatah yang mengatakan, guru terbaik adalah orang tua itu sendiri. Namun, di masa pandemi ini banyak faktor yang membuat orang tua tidak selalu bisa fokus menemani anak daring. Salah satu alasan terbesarnya adalah disaat yang bersamaan, orang tua harus bertanggung jawab pada pekerjaannya. Terlalu banyak tuntutan dan kewajiban yang harus dipenuhi dalam satu waktu. 

Walaupun anak-anak juga kesulitan untuk beradaptasi di masa pandemi, manfaatkan waktu yang berharga ini dengan membangun bonding antara orang tua dan anaknya. 

 

Beberapa tips berikut, bisa menjadi salah satu solusi orang tua dalam membersamai anak-anak belajar:

Kenali tipe anak dalam belajar.

Setiap anak memiliki karakter dan cara belajar yang berbeda-beda. Ada 3 tipe anak yang wajib diketahui agar mempermudah orang tua dalam mendampingi anak belajar. Anak dengan cara belajar visual lebih mudah dengan menampilkan gambar-gambar dan membiarkannya membaca buku. Tipe anak auditori, kemampuan belajar cepatnya dengan mendikte dan menjelaskan lewat kata-kata. Lalu untuk tipe anak kinestetik yang banyak bergerak, cara belajar yang paling ampuh dengan memberikan contoh lewat gerakan dan membiarkannya berekspresi sendiri.

Perhatikan gangguan yang merusak konsentrasi anak. 

Jauhkan semua hal atau benda yang bisa mengganggu konsentrasi anak. Walaupun durasi konsentrasi anak paling hanya 10-15 menit, dengan mengkondisikan suasana belajar yang nyaman anak pun akan terfokus hanya pada materi pembelajaran saja. Berikan beberapa waktu kepada anak untuk mengerjakannya sendiri tanpa didampingi. Sama halnya seperti orang tua, membutuhkan waktu untuk sendiri ketika melakukan sesuatu.

 

Jaga komunikasi dengan guru. 

Menjaga komunikasi dengan guru tidak hanya menanyakan tugas untuk dikerjakan di rumah saja. Tetapi juga menanyakan perkembangan anak selama daring di mata para guru. Ini menjadi salah satu cara untuk mengetahui lebih dalam tentang anak dari kacamata orang di luar rumah. Tidak hanya menanyakan perkembangan anak saja, tetapi juga memberikan dukungan kepada guru untuk selalu semangat di masa pandemi ini.

 

Kerjasama dengan pasangan dan keluarga terdekat. 

Mendampingi anak tidak bisa dilakukan hanya sendiri saja. Sangat membutuhkan support system dari orang terdekat. Baik itu pasangan maupun keluarga yang tinggal 1 rumah. Jangan segan untuk meminta bantuan ketika sedang tidak bisa mendampingi anak belajar. 

 

Selalu berikan apresiasi kepada anak.

Memberikan apresiasi ketika sudah berhasil melakukan hal kebaikan sekecil apapun, dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Dengan memberikan pujian kecil, anak akan merasa dihargai dan secara tidak langsung akan belajar menghargai hasil kerja orang lain. Namun tetap hati-hati, terlalu banyak apresiasi pun dapat membuat anak lengah dan selalu ingin dipuji. Berikan batasan yang wajar agar apresiasi ini tidak dijadikan sebagai “senjata” anak agar seluruh keinginannya dipenuhi. 


Masa pandemi ini tidak mudah bagi semua orang. Terutama untuk orang tua yang memiliki kewajiban lain di luar rumah. Ketika sedang berada di rumah, manfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam mendampingi anak belajar dan bermain. Di minggu ini, Nussa akan hadir kembali dengan episode barunya. Jangan lupa untuk mengunduh aplikasi Nussa and Friends di Google Playstore atau Appstore untuk dapat menikmati seluruh tayangan Nussa. 

Bersama Nussa and Friends, yuk kita lanjutkan menebarkan kebaikan untuk seluruh keluarga Indonesia!

Comments

0 of 0 comments